Tafsir Per Ayat
إِذَا وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ
Apabila terjadi hari kiamat,
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ
tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya.
Ayat 1-2
Ayat ini menerangkan bahwa apabila
terjadi hari Kiamat, maka kejadian itu tidak dapat didustakan dan juga tidak
dapat diragukan, tidak seorang pun dapat mendustakannya atau mengingkarinya dan
nyata dilihat oleh setiap orang. Tatkala di dunia, banyak manusia yang
mendustakannya dan mengingkarinya karena belum merasakan azab sengsara yang
telah diderita oleh orang-orang yang telah disiksa itu.
خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan
meninggikan (golongan yang lain),
Ayat 3
Ayat ini menjelaskan bahwa kejadian
hari Kiamat akan merendahkan satu golongan dan meninggikan golongan yang lain,
demikian kata Ibnu ‘Abbas. Karena kejadian yang besar pengaruhnya membawa
perubahan yang besar pula. Kemudian diterangkan bahwa hari Kiamat itu
menurunkan derajat golongan yang satu dan meninggikan golongan yang lain.
Tatkala itu, ada gempa yang menghancurkan semua yang ada di atas, gunung-gunung
dan bangunan-bangunan hancur-lebur seperti debu yang beterbangan di udara.
Manusia ketika itu terbagi atas tiga golongan yaitu golongan kanan
(Ashabul-yamin), golongan kiri (Ashabusy-syimal), dan golongan orang terdahulu
beriman (As-sabiqun).
إِذَا رُجَّتِ ٱلْأَرْضُ رَجًّا
apabila bumi
digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,
Ayat 4
Ayat ini menjelaskan bahwa pada hari
Kiamat akan timbul gempa bumi yang sangat dahsyat dengan guncangan-guncangan
yang hebat di segenap pelosok bumi, menghancurkan benteng-benteng dan
gunung-gunung, merobohkan rumah-rumah dan bangunan-bangunan, serta apa saja
yang terdapat di permukaan bumi. Dalam ayat lain, Allah berfirman:
اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ
Apabila bumi diguncangkan dengan
guncangan yang dahsyat. (az-Zalzalah/99: 1)
Dan firman-Nya:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمْۚ اِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيْمٌ
Wahai
manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu
adalah suatu (kejadian) yang sangat besar. (al-Hajj/22: 1).
وَبُسَّتِ ٱلْجِبَالُ بَسًّا
dan gunung-gunung
dihancur luluhkan seluluh-luluhnya,
فَكَانَتْ هَبَآءً مُّنۢبَثًّا
maka jadilah ia debu yang beterbangan,
Ayat 5-6
Ayat ini mengungkapkan bahwa pada
hari Kiamat gunung-gunung dihancur-luluhkan sehancur-hancurnya menjadi tumpukan
tanah yang bercerai-berai, menjadi debu yang beterbangan seperti daun kering
yang diterbangkan angin. Ringkasnya, gunung-gunung akan hilang dari tempatnya
sesuai pula dengan ayat 9 al-Ma’arij/70.
وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِۙ
Dan gunung-gunung bagaikan bulu (yang beterbangan).
(al-Ma’arij/70: 9)
وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ
Dan gunung-gunung dihancurluluhkan
sehancur-hancurnya. (al-Waqi’ah/56: 5)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar